Senin, 23 Desember 2013

bercerita tentang fb ?? WhatAboutYou?

FB itu suka-suka. . .
Suka-suka narsis, , ,
Suka-suka mengeksplor diri. . .
Suka-suka mengumpat, , ,
Suka-suka menyindir. . .
Suka-suka berkata-kata apapun.
Semuanya serba suka-suka. . .
Di FB itu, orang beradat dan tak beradat mudah dibedakan. Orang-orang suka dipuji-puji. Komentar paling banyak adalah tentang joke-joke tak berarti. Jika tentang nasehat maka yang kita lihat cuma satu dua komentar.
Di FB semua orang tak tahan ingin menceritakan dirinya. everything is about me, begitulah kukira. Paling tidak meski tak melulu begitu, sekali dua kali pasti terjebak dalam nuansa keriyaan atas kebahagiaannya. Di FB orang-orang yang tak suka dinasehati. menjadi jatuh harga dirinya. Ini bukan masalah kejahilan diri yang menjadi perbincangan, tapi murni masalah harga diri.
Hei, jangankan di FB. berbicara face to face saja  lebih seringnya kita membicarakan diri sendiri. Tak suka jadi pendengar. Asyik bertutur dan membanggakan diri saja.
Di FB wajah cantik dan gagah bertebaran. Soalannya adalah agar orang berdecak kagum atas kecantikan dan kegantengan kita atau apa? tak disangka kita telah membuat banyak mata berzina. Puaskah kita? Puaskah kita?
Di FB seringnya kita lupa bahwa hijab telah tercampak jauh. Privacy menjadi menu publik.
Di FB semua orang ingin jadi cahaya, tapi sayangnya tak sedikit yang hanya merasa bercahaya saja, padahal redup tak bersinar.
Oh ya, di FB banyak orang berdoa dengan nada sendu. Berdoa tak perlu perantara, nasehat seorang adik suatu ketika. Aku mengganguk mahfum. Bukankah tak perlu berdoa di dindingnya seperti doa orang-orang Yahudi di dinding ratapannya.
Di FB, suami istri berkomunikasi tak tau batas. Meskinya mereka tak membawa urusan rumah ke halaman umum yang dinikmati bersama oleh orang-orang. Tapi meraka menampik, ini masalah hak asasi.

Menulis

Menulis ide, itu mungkin mudah. Tapi ide untuk menulis yang terasa sangat sulit dimunculkan. eh, betulkah? kadang bisa jadi berkebalikan. atau bahkan keduanya sangat sulit. depend on yourself...
Jadi ingat motivator-motivator dalam bidang kepenulisan, Jonru, mbak helvi, Asma nadia, dan sederetan penulis-penulis yang menulis dengan hati. Menulis dengan hati. Mungkin inilah inti dari motivasi dan kesinambungan mereka menghasilkan karya-karya menggugah jiwa.
Ulasan ini bukanlah tentang motivasi menulis, sebab penulis masih sering menjadikan menulis sebagai hobi, bukan kewajiban. Tapi ini tentang sebuah komparisasi, lintas masa (bener gak ya istilahnya?)
Teringat juga perjuangan para generasi awal memulai membangun pondasi kesusastraaan islam di Indonesia ini. Bersemangat, penuh vitalitas dalam da'wah bil kalam mereka.
Terlihat begitu heroik mozaik kisah-kisah pada penulis muslim generasi dulu. terlihat dari pesan apa yang tersurat dan tersirat dalam tulisan-tulisan mereka. dalam narasi fiksi mereka, dalam ulasan-ulasan opini. Bolehkah kita sedikit sedih dengan perkembangan sastra Islam yang sedikit banyaknya telah menenggelamkan warna tulisan yang begitu orisinil yang dibangun oleh penulis terdahulu?
Penulis masih sempat menemukan dan membaca tulisan-tulisan di majalah Islah yang waktu kecil pernah dibelikan ayah. Ulasan-ulasan itu mungkin jika kita temukan sekarang akan teramat membosankan untuk dibaca oleh mayoritas kita, sebab perkembangan yang teramat cepat membuktikan juga terhadap perubahan bahasa generasi. Tak hanya perubahan bahasa, tetapi muatan yang dibawa semakin ringan dan diringan-ringankan. Anehnya adalah, meski masih kecil dan sama sekalli belum memahami penuh apa yang dibaca dulu, justru penulis lebih mengingat paparan-paparan kisah di majalah-majalah dulu ketimbang sekarang.

sekedar menulis *-*

bismillah . . .
pagi sob . . .
mulai menulis lagi di pagi ini,
menulis apa yang terasa, , , ehm :)

eng ing eng . . .
jreng,,jreng,,jreng....

mengingat kembali memori ke 3 tahun yang lalu, ketika masih "jadul-jadul" masa kampus,,
ahaaa. . . masa-masa ketika kurang mengerti cara buat blog ini, minta petunjuk sama senior bagaimana bikinnya, alhasil sekarang saya udh bisa buat blog sendiri, ngisi hiasan "rumah" sendiri secara otodidak, walaupun belum bagus-bagus amat seh, tapi lumayanlah untuk dikonsumsi secara pribadi.

Sabtu, 07 Desember 2013

Bersih-bersih



Hampir satu jam saya merapikan laci lemari pakaian dan rak buku. Berbagai kertas bekas surat menyurat organisasi, pamflet, undangan rapat, print out cerpen dan aneka kertas lainnya, saya kumpulkan dalam satu kantong plastik. Kertas-kertas itu siap diungsikan ke tempat sampah. Heran, bagaimana bisa saya menyimpan kertas-kertas ini selama setahun lebih ????

Sebenarnya ada rasa sayang membuang kertas-kertas itu. Kenapa ? Sebab mereka masih bisa dipakai untuk menulis. Tapi sekarang saya sudah punya komputer atau lepi yang lebih praktis kalau langsung mengetik. Namun kertas-kertas itu seperti berteriak “Jangan buang kami,, jangan buang kami,. Simpanlah kami. Kau pasti membutuhkan kami suatu saat nanti.” Saya trenyuh mendengarkan suara-suara yang tak pernah ada tersebut.

Saya memang suka mengumpulkan kertas. Entah kenapa, sering ada perasaan, bahwa suatu hari saya akan membutuhkan materi yang tercetak di kertas itu. Jadilah berbagai kertas tak beraturan menghuni rak dan lemari. Semakin hari semakin banyak, sedangkan saya tak kunjung menemukan manfaat dari kertas-kertas tersebut.

Berbeda saat saya masih kuliah dulu. Saya sering mengumpulkan kertas-kertas apapun jenisnya untuk menulis. Kertas bekas undangan, pamflet acara kampus, soal-soal kuis dan semesteran, kertas buram corat-coret saat semesteran, laporan kkn, laporan PL dan berbagai kertas lainnya. Di tempat wisma saya dulu punya rak khusus untuk menampung kertas-kertas itu.

Saya memanfaatkan bagian kertas yang masih kosong untuk menulis. Ya, saya menulis di atas kertas-kertas bekas itu dimanapun dan kapanpun saya mau. Terutama bila mata kuliah yang saya ikuti sangat membosankan. Uraian dosen seperti dongeng jaman dulu yang selalu dimulai dengan “pada suatu masa hiduplah...” Jadi daripada mengobrol dengan teman dan diusir dari ruang kuliah, lebih baik menulis saja.

Jika ada waktu ke rental komputer atau ke wisma akhwat yang punya komputer, barulah tulisan di kertas itu saya ketik ulang, sekaligus memperbaiki isi dan bahasanya,hehe..  Ketika saya jatuh sakit sekitar pertengahan 2010, kertas-kertas itulah yang menemani, menghibur, dan menasehati saya, kenapa kamu tidak jadi penulis saja? Kertas-kertas usang itulah yang pada akhirnya menggugah dan membuat yakin bahwa saya bisa jadi penulis.

Sayang, sekarang saya sudah meninggalkan kebiasaan itu. Lebih efektif dan efisien menulis langsung di komputer. Bisa langsung dicetak ataupun disalin ke blog. Saya harus membuang kertas-kertas tersebut. Mungkin akan lebih bermanfaat jika tukang sampah memungut kertas-kertas itu. Tapi...

“Jangan buang kami.”

“Kami masih bisa digunakan.”

Memang bisa.

“Bisa dibuat bubur kertas dan jadi aneka kerajinan tangan.”

Saya punya banyak buku agenda. Maaf saya tetap pilih membuang kalian wahai kertas.

            Saya meninggalkan kertas-kertas itu di samping rumah. Membiarkan tukang sampah memungut mereka, dan membawanya ke tempat pembuangan akhir sampah. Orang lain akan lebih memetik manfaat jika kalian berada di sana. Slah satunya, para pemulung itu.

#NabZah  ^-^


Untukmu Teman "Brothers"

Di sini kita pernah bertemu
Mencari warna seindah pelangi
Ketika kau mengulurkan tanganmu
Membawaku ke daerah yang baru
Dan hidupku kini ceria
Kini dengarkanlah
Dendangan lagu tanda ikatanku
Kepadamu teman
Agar ikatan ukhuwah kan
Bersimpul padu
Kenangan bersamamu
Takkan ku lupa
Walau badai datang melanda
Walau bercerai jasad dan nyawa
Mengapa kita ditemukan
Dan akhirnya kita dipisahkan
Munkinkah menguji kesetiaan
Kejujuran dan kemanisan iman
Tuhan berikan daku kekuatan
Mungkinkah kita terlupa
Tuhan ada janjinya
Bertemu berpisah kita
Ada rahmat dan kasihnya
Andai ini ujian
Terangilah kamar kesabaran
Pergilah derita hadirlah cahaya

Kerinduan untuk teman2 tercinta 07

Sabtu, 09 November 2013

SURAT UNTUKKU DAN UNTUKMU


assalamualaikum wr.wb.
Apa kabar sahabatku??
sekian lama kita tak berjumpa, adakah hal yang berubah darimu???
semoga Allah senantiasa menjagamu, membimbingmu, menunjukimu ke jalan lurus-Nya… dan semoga tak ada kebaikan yang hilang maupun berkurang darimu….

Malam ini sengaja kutulis surat kecil untukmu…
surat kecil yang mewakili segenap perasaan diriku…
maaf, mungkin hanya bisa melalui surat ini aku mengingatkanmu..
aku tak terlalu sanggup untuk menyatakannya secara langsung padamu…

Sahabatku…
Terimakasih atas persahabatan yang kau berikan…
Terimakasih atas waktu yang kau berikan untuk ku…
Terimakasih untuk semuanya…
sungguh aku benar2 beruntung memiliki sahabat sepertimu…
Tak kan pernah aku lupakan saat2 kita membangun ukhuwah karena Allah dahulu…
Tak kan pernah aku lupakan saat2 kita saling mengingatkan dalam kebaikan dahulu..
Tak kan pernah aku lupakan saat2 kita memegang prinsip tidak akan pacaran dahulu…
Tak kan pernah aku lupakan saat2 kita saling berlomba mencari ridha-Nya dahulu…

Sahabat…
berpisah denganmu adalah salah satu hal yang aku takutkan…
aku selalu bertanya2, akankah aku dipertemukan dengan sahabat sebaik dirimu???
namun sejatinya, setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan..
dan akhirnya waktu itu datang..
saat ku harus melepaskan tanganmu..
saat ku harus melihatmu melambaikan tangan dan meninggalkanku…
saat ku harus mendengar kata2 perpisahan darimu..
jalan hidup setiap orang memang berbeda2..
kau dengan kehidupan barumu disana..
dan aku disini, tak jauh beda denganmu..
jam kuliah yang padat…
tugas-tugas yang mulai menumpuk..
acara kampus yang memakan waktu, dll yang membuat kita semakin jauh satu sama lain…
dan kini baru kusadari dan kusesali saat kudengar kabar “terbarumu”…
maaf… aku belum bisa menjadi sahabat yang baik untukmu..
maaf… aku belum bisa menyediakan waktu yang cukup untuk mendengar keluh kesahmu
maaf…aku belum terlalu perhatian untuk selalu mendukung dan menyemangatimu..
sehingga kau memilih dia yang bukan mahrammu untuk memberikan semua itu…

Sahabatku…
tahukah engkau apa yang kurasakan saat mendengar engkau “jadian” dengan si dia? adakah engkau menangkap kekhawatiran dalam sms yang kukirimkan?

Sahabatku…
sungguh aku sangat menyayangimu karena-Nya…
sungguh aku tak ingin engkau jatuh dalam cinta yang bukan di jalan-Nya..
sungguh aku takut Sang Pemilik Cinta Sejati cemburu padamu…
Sahabatku…
aku bukanlah siapa2 yang berhak mengatur kehidupan pribadimu..
semua kembali padamu.. kau sudah dapat menentukan mana yang baik dan mana yang buruk bukan???

Sahabatku…
aku menulis semua ini, hanya karena ingin kita tetap bersama2 seperti dulu lagi… senantiasa memperbaiki diri… berlomba-lomba dalam kebaikan,membuat Bidadari surga cemburu…
aku ingin tetap bersamamu meraih cinta-Nya…
aku ingin kita tetap tetap bersahabat baik di dunia maupun di Surga nanti…

Terimakasih atas waktu yang kau luangkan untuk membaca surat ini…
sungguh, aku menyayangimu karena Allah ^_^
wassalamualaikum wr.wb


Sebuah tulisan lama, yang aku buat dulu untuk sahabat-sahabatku tercinta. Sahabat-sahabat yang kusayangi karena-Nya. Surat ini juga kubuat untukku, untuk mengingatkanku agar tak jatuh pada lubang seperti itu. Ya Allah berikanlah aku sahabat yang mampu mengingatkanku akan dunia dan akhirat.. sahabat yang mendekatkanku pada- Mu Ya Rahim…

Padang,  2010
Salam Nabila Zahira ^-^

Rabu, 06 November 2013

ada apa dengan lingkaran??


Lagi-lagi bercerita tentang “lingkaran cinta”,ahhh,,, tak ada bosannya ya,,  beberapa tahun lalu saya juga ada nulis tentang lingkaran ini, tapiii,,hmmm,, saya ingin bercerita lagi. Ada rasa berbeda yang kita rasakan sob, tidak bertemu saja dalam seminggu serasa hampa dan kering hati ini, duhai lingkaranku, andai engkau tau isi hatiku jika bertemu dengan antunna, betapa saya merindukan perjumpaan ini, hanya rabhitah yang bisa saya kirimkan menjelang pertemuan kita,
Bersama kita melangkah,  walaupun kita sering mandiri, namun kita saling mengerti dan paham tentang kesibukan masing-masing, dunia kantor, guru, dokter, mahasiswa, semua terangkup disini,  
Syukur atas rahmatmu, persaudaraan dan keharmonian, kita saling jalin kasih sayang, dan saling bantu sama lain, keluarga, sahabat, masyarakat, dan Negara. Satu perjuangan, satu  tujuan, kita sama2 melangkah.  Kini dengarkanlah, kenangan bersamamu takkan ku lupa walau badai datang melanda, walau bercerai jasad dan nyawa, #aseekk nyanyi dikit ahh,, (/ ^-9\), sudah,,sudah, kita lanjutkan lagi ceritanya..haqhaq..
Terkadang kita sering dipindahkan dari satu tempat ketempat yang lain, itulah tarbiyah, apakah tetap bertahan disini,menguji ke istiqomahan kita, dari sinilah kita berproses kawan. Mengapa kita ditemukan, dan akhirnya kita dipisahkan.  Kejujuran dan kemanisan iman, Allah beri kami kekuatan untuk ini semua.
                                                                                 
#nabila zahira dalam coretan siang., maaf kalau ada salah kata dan salah penulisan ^_^, masih belum sempurna.
è         --->  Cinta itu ibadah wajib hati ^-^

Jumat, 01 November 2013

curcol disore hari.

menulis apa yang terasa, hari ini sy lagi di  dalam mobil sama rombongam ustzah karena baru pulang menghadiri akad nikah teman. pulang dari lokasi mata kami masih bersahabat,belum ada rasa ngantuk, ketika sudah dipertengahan jalan sambil di iringi rintihan hujan,semakin enaklah ustazah ini terkapar dalam mobil, cuman saya yang masih bertahan, mencoba menulis dalam kondisi yang dingin disambut dengam petir,,waaawww,,. dan juga d sepanjang bypass ini sungguh begitu macet,,lengkap sudah penderitaan yang kami rasa. semua rombongan dalam mobil pada hening semua, ada yang tidur, ada yang ngelamun dan ada juga yang sibuk dengam hp nya sendiri, nih contohnya saya,,haha. saya mencoba untuk melihat kedepan kaca mobil,luar biasa derasny hujan, jalan yang licin,,ahh,,semoga kami selamat sampai piar. amiin.. ^_^

coba-coba

tes,,tes,,
bismillah,,akhirnya bisa juga nulis di blog dengan android putih ini,, *_*

Kamis, 31 Oktober 2013

dunia kampus vs dunia luar

bismillah,,
bercerita tentang dunia kampus tidak ada habis-habisnya, idealisme dan profesionalitas kita akan terlihat ktika masih berada dalam dunia kampus,,
namun gays,kita tidak bisa membawa suasana LDK dengan suasana diluar, jangan samakan dunia kampus dengan dunia luar,semua harus bertempat-tempat,harus sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada. Disinilah kita belajar bermasyarakat, apalagi di dunia kerja, akan sangat jauh berbeda dengan suasana LDK, dikampus kita memang boleh idealis,namun coba anda rasakan dunia luar, begitu jauh berbeda rasanya, dunia luar memang "kejam", namun apakah kita bisa menaklukan dunia yang "kejam" ini. Maka beruntunglah orang-orang yang disekitar tempat kerja kita masih berada dilingkungan yang kondusif dan se ideologi dengan kita,

Untuk dunia luar, kita harus berpandai-pandai, tidak semua keinginan kita bakal tercapai bersama mereka, namun jangan sampai kita juga terbawa arus bersama mereka. nah disinilah kita butuh teman2 yang selalu mengingatkan kita ketika lupa, ketika hampir futur. Walaupun perjumpaan kita sangat singkat, tapi di "lingkaran" ini kita saling mengisi,saling mengingatkan amalan yaumi kita, ada rasa yang berbeda ketika "dilingkaran". Bagi anda yang belum merasakan bagaimana nikmatnya sebuah majelis ilmu dilingkaran kecil ini, maka cobalah rasakan. Rasakan semata-mata karena Allah.

-->bersambung

Rabu, 30 Oktober 2013

belum selesai,,,,

oktober apa kabar???
adakah selama oktober ini anda banyak kegiatan??
udah hampir dipenghujung oktober lho,,,
udah lama juga rasanya sy tidak singgah ke "rumah" ini,,
sebulan sudah tidak merawat kamu dengan coretan-coretan sampah,,

maafkan aq yang kurang perhatian,dan kurang lihai untuk nyoret-nyoret akhir ini,,


kangen "mereka"

ada apa dengan hari ini,,,
beragam rasa yang dirasakan,,

bertemu kembali dengan adek-adek wisma,,,
serasa diri ini masih tinggal diwisma,,
bercerita,,bercengrama dengan generasi penerus,,
bagaimana kondisi kampus,!!! bagaimana kondisi wisma saat ini,,!!!
ahhh,, rasanya pengen kembali ke "dunia" itu,,,,
pagi2 jm 6 teng biasa udah mulai beraktifitas dengan segudang rapat,,rapat,,dan rapat,,,
pergi pagi,,pulang malam,,,hahaha,,

tapi sekarang kondisinya sudah berbeza, walaupun begitu, insyallah kontribusi sy untuk "mereka" tak akan dilepas begitu saja... #calling kakak, insyallah kakak siap bantu dinda,,sihiiyy,, ^_^

Minggu, 22 September 2013

angin

Getir deruanmu mulai terasa . .
Getar gelombangmu mulai terdengar . .
Debu yang kau kibaskan . .
Penuh dengan pertanyaan . .
Hembusanmu memanggut daun . .
Membelai ranting dan dahan . .
Menyapa seluruh alam . .
Tetap kau tak terlihat . .

Bila kau berontak . .
Menampar sang laut . .
Merubuhkan sang tanaman . .
Menjatuhkan sang manusia . .
Tak kenal kawan . .
Tak kenal lawan . .

Hingga esok menjemput . .
Kau pasti datang membawa makna . .

I love Mom *-*


Bersamamu dapat aku mengerti . .
Kehidupan yang silih berganti . .
Engkau yang selalu membimbingku . .
Dalam menapaki masa depan . .
Engkau yang memberi aku semangat . .
Engkau yang selalu memperhatikanku . .
Doamu yang selalu menyertai langkahku . .
Tiada cinta setulus cintamu Bu . .

Sering kali ku sakiti hatimu . .
Sering kali ku mengecewakanmu . .
Sering kali ku memaksakan kehendakku . .
Tanpa memikirkanmu . .
Kasih sayangmu sering ku abaikan . .
Pengorbananmu sering tidak ku hargai . .

Terima kasih Bu . .
Aku akan berjuang dan buktikan . .
Bahwa aku bisa berhasil di dunia ini . .
Aku akan berjuang untukmu Bu . .
Aku akan melangkah dengan penuh keyakinan . .
Untuk ibu yang aku sayangi . .

I love you Mom

nyampah lagi

begini ceritanya, siang kemaren ada acara jalasah ruhiy untuk kader akhwat aja,ktika mau brangkat, motor belum nyampe drumah,karena masih di pake sama papa, dan akhirnya sy di antar sama adek sampai kelokasi acara,nyampe disana, langsung ikuti agenda JR sama akhwat2 yang udah datang dari tadi, stelah slesai,trus langsung sholat ashar, stelah sholat, maklum dah,, cupika cupiki sama akhwat, apalagi akhwat yang sekali-kali jarang ketemu, lama dah ngobrolnya,

singkat cerita,sorenya sy pergi silaturahim ke tempat teman, lumayan jauhlah, pake angkot,dan sy kira habis magrib itu angkot menuju ke rumah sy masih ada, eeee,,ditunggu tunggu gk ada yang muncul satu pun,,nasib,,nasib,, gini nih,,klw gk bawa motor, susah untuk transportasi pulang, apalgi kita akhwat,,wahhh,,,gaswaatt itu,,

alhasil,sy telfon aj adek untuk langsung jemput ke TKP, mau gk mau harus dijemput, klw kagak sm apa sy pulang,, kagak mungkin sy jalan kaki sejauh itu,,,#capedeh,,, stelah dijemput,,yaaahhh,,macett pulak,,waduuuu,,,tapi gpp, yg penting nyampe dirumah,,

ya udah,, itu doank,,,makasih,,,,

Jumat, 20 September 2013

jangan dibaca ya,,!!!


kali ini edisi bingung, (waaaaaaww....)
mau bikin kata motivasi, atau sekedar bikin nyampah harian aja di blog ini ya!!!!
bingung euyy,, begitu banyak media yang bisa digunakan,

terkadang,ada sebagian kita,blog ini gunanya buat aja promosi jualan, ada juga ajang belajar nulis, atau membuat history yang telah terjadi selama seharian tadi ditambah kata-kata motivasi,atau hanya sekedar punya blog tapi gk tau mau di isi apa lagi,,haha,, enakk nya yang mana ya?? (emang makanan,pake ada enak segala,lol,lol *-^)

ya elahh,,ngapain bingung sih,,
blog ini kan punya kita,,
sesuka qt donk mau di isi apa,,,

liat tu danbo, dia smakin lihai ngetik,,,ngapain harus rempong gitu,,capcay dahh,,,hahaha,,,

ok bro, sampai ktemu di edisi berikutnya ya,, ^_^

Minggu, 15 September 2013

diam

satu dua tiga cerita.
oke.

empat lima enam.
pilih diam.

silahkan silahkan jika ingin terus memeluk mesra kesedihan.

Rabu, 11 September 2013

ngawurr

heii,,

kamuu,,

yaa kamuu,,

saya..!!!!

iya,,
kamuu,,

kenapa..???

aq cmn mau bilang,
kangen untuk otak-atik sama blog ini aja,,
hahaha,,

sudahlah...

sore itu

sore itu,
ketika akan pergi menuju lingkaran tercinta,,
hujan,jalan pun licin,,
tiba-tiba,,,,
oghh,,bruuussssssss,,
jatuh,,terhimpit,,
aghhhh,,anjing itu tiba-tiba muncul di depan motor sy ketika sedang mengendarai "simerah",,
gk tau bilang apa,hanya istighfar yang diperbanyak ketika itu,,perih yang dirasa,

--> aghhhh,katanya kuat,itu aja kok cengeng, nangis, apa-apaan ini..!!! mana dirimu yang kuat itu. Walaupun hanya lecet dan terkilir sedikit,tp sy masih bersyukur, masih bisa diselamatkan dalam musibah ini.

akhirnya sy membawa "simerah" dengan pelan-pelan, merasakan sakit itu,sambil mengendarai "simerah",

#Terimakasih ya Allah atas segala ketentuanMu..ku semakin yakin dibalik musibah itu banyak hikmah pelajaran yg bs diambil, smoga bisa berhati2 lagi untuk ke depan.

sekedar tulisan

Ada kalanya saya tak menginginkan apa-apa, hanya sedikit mengeluh.

sedikit.

Pada hujan.
Karena saya harus terus berjalan, tanpa berteduh.

Siapa bilang saya benci hujan?
Tentu saja saya cinta.
Sangat cinta.


hanya saja sekarang, saya tak menginginkan apa-apa
kecuali hujan lekas reda

Kamis, 29 Agustus 2013

colours of life


Colours  of life
Malam bloggers,,,
Malam ini begitu dingin, begitu banyak bintang dilangit,,indah rasanya di pandang,namun tak seindah hari ini…
Hmm,,kenapa sih harus ada namanya “masalah”, tak habis2nya kalimat ini,, tp,gpp lah, masalah itu asyik,jdikan dia sebagai sahabat,yaaa,,colours of life,itulah warna-warna kehidupan, beruntunglah engkau mempunyai berjuta masalah, karena masalah itu bisa membuat anda berfikir lebih dewasa,berfikir untuk memecahkan sebuah teka-teki yang akan ada jawabannya dan solusinya.
Bagi kamu yang mempunyai segudang problem, jangan takut, masih ada solusi dibalik itu semua, masih banyak hikmah dibaliknya.
Dan ujian ini merupakan tarbiyah dari Allah, apakah qt bisa melewatinya…!!!

So, what about you>>??