Inilah sedikit coretan, aku harap bisa memberi manfaat kepada kalian semua, wahai sahabatku, para wanita tangguh.
Perkembangan
zaman yang semakin maju membuat kita sebagai seorang wanita tidak boleh
hanya tinggal diam dan tak berbuat apa-apa. Dulu memang kita dihambat.
Dulu memang kita dicegat. Namun, sekarang keterbukaan dan kebebasan
adalah hak asasi bagi setiap individu tak terkecuali kita sebagai
seorang wanita. Kita sebagai wanita mampu bergerak cepat melakukan
perubahan.
Sahabat dengarkanlah pikiranmu! Sahabat ikutilah hatimu!
Bekerja adalah wadah kita sebagai wanita untuk memberi berita bahwa
kita ada. Bekerja adalah cara kita para wanita untuk menunjukkan kepada
dunia bahwa kita bisa. Bekerja adalah aktivitas kita untuk mengabdi
kepada keluarga tanpa harus meninggalkan dan melupakan mereka. Bekerja
dengan hati bekerja dengan cinta. Namun, ada kalanya perasaan kita
mengalahkan logika. Wanita cenderung untuk mengedepankan perasaan
daripada logika yang mereka punya. Saat seorang wanita terjatuh dalam
sebuah masalah, sering ia terlarut dengan masalah tersebut. Benar bukan?
Padahal, bekerja membuat kita selalu dihadapkan dengan berbagai
tantangan juga masalah.
Apakah salah satu masalah hidup yang sulit
untuk dirimu hadapi sahabat? Kegagalan bukan? Kegagalan adalah masalah
yang bisa membuat kita jatuh, membuat kita terpuruk. Kadang kala apa
yang kita harapkan tidak sesuai dengan kenyataan yang terjadi. Disaat
kegagalan itu muncul sulit bagi kita untuk menerima. Sulit bagi kita
untuk kembali berdiri seperti semula. Sulit bagi kita untuk tegar dan
sabar.
Tapi ingatlah kata-kata ini sahabat. Jangan pernah
mengalah dengan keadaan. Segeralah bangkit setelah terjatuh. Segeralah
bangun setelah terpuruk. Percayalah di dunia ini semua hal dapat diraih,
semua masalah dapat dipecahkan. Hal-hal yang sulit dibayangkan untuk
digapai hanyalah sebuah dinding yang membatasi kita dengan impian.
Hilangkanlah pikiran itu, hilangkanlah dinding itu. Buktikan pada dunia
dan buktikan pada diri sendiri impian dan angan akan cita-cita yang kita
miliki sebagai seorang wanita, jauh lebih besar dibandingkan hambatan
yang muncul menghadang. Percayalah semua kejadian akan ada hikmahnya.
Setelah kesulitan pasti ada kemudahan. Segala permasalahan akan ada
jalan keluarnya. Segala tangis air mata akan berbuah menjadi senyuman
kebahagiaan.
Cepat goreskan impian dan harapanmu di atas kertas
lalu biarkan goresan itu terhapus dengan kesuksesan seiring berjalannya
waktu. Yakinlah sahabat, tekadmu dan usahamu yang kuat akan mengiringi
langkahmu bangkit dari kegagalan. Juga mengiringi langkahmu berjalan
menuju kesuksesan. Tekad yang kuat mencerminkan hati yang kuat karena
wanita tidak lemah dalam keanggunannya, karena wanita luar biasa dalam
ketenangannya. Tunjukkan kita dapat bertahan dan melangkah maju seiring
berjalannya waktu. Bergerak majulah wahai wanita! Bergerak majulah wahai
sahabatku! Jangan menyerah! Tetap Semangat! Berlarilah, kejar impianmu
karena ia menantimu.
Sekian tulisan dariku wahai sahabat. Meski hanya
sebuah coretan yang ku tulis, aku berharap apa yang aku tuliskan disini
dapat memberi manfaat bagimu, para wanita, para sahabatku. Aku mencintai
kalian karena itu aku ingin berbagi. Aku ingin kalian kuat, aku ingin
kalian dapat meraih apa yang kalian inginkan, dan aku ingin dapat
melihat kejayaan kita bersama, kejayaan para wanita. Sampai jumpa lagi
sahabat. Jangan lupa tebarkan senyumanmu, cintamu, dan kehangatanmu
kepada dunia karena kita adalah wanita. Salam manisku hanya untukmu.
kunci kerendahan hati adalah mengenal siapa diri anda
Minggu, 09 November 2014
Kamis, 01 Mei 2014
Tips Bagi Yang Ingin Kuliah
Saya kali ini akan berbagi beberapa Tips bagi antum sekalian yang ingin Kuliah.
Tapi sebelum saya menjelaskan tips-tips tersebut, saya ingin menekankan
bahwa Kuliah itu Bukan Untuk Mencari Kerja, jalanin aja dulu Kuliahmu,
belajar dengan serius dan giat, masalah kerja itu Gampang.
Kalo kita berprestasi di Kuliahan, bukan kita yang mengemis-ngemis minta
pekerjaan, justru orang lain lah yang datang ke Kita menawarkan
kerjaan. Insya'Allah.
Kuliah itu waktunya kita mencari jati diri Sebagai khalifah yang bisa
memberi
manfaat pada lingkungannya, Waktunya mencari ilmu..Karena dengan ilmu
kita bisa berbahagia diDunia dan Akhirat. Waktunya kita diuji oleh
Tuhan..dengan kebebasan masa
kuliah..apakah kita manfaatkan dengan bijak..atau dengan
sia-sia..Waktunya untuk
belajar menjalin silaturrahim dengan orang-orang di sekitar kita. Jadi
janganlah kita Kuliah karena untuk kerja semata, jangan bermental
pembantu . . . jadilah mental pemimpin atau seorang wirausaha yang
menolong banyak orang.
Beberapa Tips bagi yang ingin Kuliah :
1. SUKA
Kita harus menyukai Jurusan apa yang akan kita pilih nantinya. Agar
nanti kita menjalanin Aktifitas di Jurusan tersebut dengan hati ikhlas,
senang, dan menikmatinya. Jangan memilih jurusan karena Prospek Kerja
atau Kompetisi Lulusannya bakal jadi apa. Jika kita memilih Jurusan yang
sama sekali tidak kita sukai, maka itu seperti kita menjatuhkan diri
sendiri ke Neraka, sungguh menyiksa.
2. BAKAT
Nah, perlu diketahui dalam memilih jurusan nanti di Kuliah'an, kita
dianjurkan mempunyai Bakatnya di Jurusan tersebut, agar kita tambah
menguasainya . . . atau bahkan menjadi Ahli dalam jurusan itu. Walaupun
Prospek Kerja dari lulusan jurusan tersebut sedikit, tapi jangan
khawatir, kalo kita memang Ahli dan berbeda dari orang lain,
Insya'Allah masalah kerjaan itu Gampang.
3.JADILAH LUAR BIASA
Saat antum udah Kuliah, jangan jadi orang biasa yang sama seperti
Mahasiswa/i lainnya, jadilah Orang yang Luar Biasa , kearah positif
misal Prestasi, Nilai, atau suatu Bakat tertentu. Jangan sama kaya orang
lain, kita harus beda, kita ini Luar Biasa, jika antum sama seperti
yang lainnya maka belajarlah jadi orang yang Luar Biasa . . . jika ada
kemauan pasti ada jalan.
4.BERKAH
Banyak orang yang Pintar di sekolah/Kuliah, tapi pada akhirnya mereka
GAGAL. kenapa mereka jadi GAGAL ??? itu karena ilmu mereka tidak Berkah,
bagaimana cara supaya ilmu kita menjadi Berkah dan Bermanfaat ??
Pertama, niatkan segala sesuatunya karena Allah sahaja. Kedua, hormat,
berbuat baik, dan muliakanlah guru-guru kita , jangan bikin mereka marah
kepada kita agar kita mendapat Ridha dari mereka atas ilmu ilmu yang
diberikan kepada kita. kalau ada salah sama guru, kita harus minta maaf.
Ketiga, kita harus berbakti kepada Orang Tua kita, jadilah anak
berbakti. Keempat, berusaha dibarengi berdoa kepada Allah, lalu
berTawakallah kepada Allah.
kenapa Mesti Bertawakal kepada Allah ?? saya kiaskan seperti ini : Jika
kita memiliki sebuah toko, lalu kita serahkan kepada seseorang untuk
mengatur toko tersebut, orang itu lebih pintar,kuat,kreatif,kaya, Lebih
segalanya. Tentu kita akan lebih percaya, tenang dan senang jika kita
serahkan untuk mengatur toko kita kepada orang tersebut. Begitulah,
Allah maha Segalanya daripada kita makhluk yang Lemah ini, setelah kita
Berusaha dan Berdoa, kita Serahkanlah lagi segala sesuatunya kepada
Allah.
Kuliah itu susah…
Susah melihat orang lain susah
Senang melihat orang lain senang
Kuliah itu Takut…
Takut untuk Korupsi
Takut untuk makan yang bukan haknya
Kuliah itu malu…
Malu menjadi benalu
Malu minta melulu
Kuliah itu Marah…
Marah bila martabat bangsa dilecehkan
Kuliah itu Mencuri…
Mencuri perhatian dunia dengan prestasi
Kuliah itu Tidak ada…..
Tidak ada kata menyerah
Tidak ada kata putus asa
Kuliah itu aku….
aku untuk INDONESIAKU
Sabtu, 15 Februari 2014
metafora air limau dan luka ditangan
Jika
kita beranggapan bahwa ujian hidup itu penyebab hilangnya bahagia maka
kita sudah termasuk dalam golongan pesimis yang beranggapan tidak ada
kebahagiaan di dunia. Mengapa begitu? Kerana hakikatnya hidup adalah
untuk diuji. Itu adalah peraturan hidup yang tidak boleh dielakkan.
Sekiranya benar itu penyebab hilangnya bahagia, maka tidak ada seorang
pun manusia yang akan bahagia kerana semua manusia pasti diuji.
Atas dasar itu, ujian hidup bukan penyebab hilangnya bahagia. Sebagai perumpamaannya, jika air limau nipis diletakkan di atas tangan yang biasa, maka kita tidak akan berasa apa-apa. Sebaliknya, jika air limau itu dititiskan di atas tangan yang luka maka pedihnya akan terasa. Jadi apakah yang menyebabkan rasa pedih itu? Air limau itu kah atau tangan yang luka itu? Tentu jawapannya, luka di tangan itu.
Atas dasar itu, ujian hidup bukan penyebab hilangnya bahagia. Sebagai perumpamaannya, jika air limau nipis diletakkan di atas tangan yang biasa, maka kita tidak akan berasa apa-apa. Sebaliknya, jika air limau itu dititiskan di atas tangan yang luka maka pedihnya akan terasa. Jadi apakah yang menyebabkan rasa pedih itu? Air limau itu kah atau tangan yang luka itu? Tentu jawapannya, luka di tangan itu.
Metafora air limau dan luka di tangan Air limau itu adalah umpama ujian hidup, manakala tangan yang luka itu ialah hati yang sakit. Hati yang sakit ialah hati yang dipenuhi oleh sifat-sifat mazmumah seperti takbur, hasad dengki, marah, kecewa, putus asa, dendam, takut, cinta dunia, gila puji, tamak dan lain-lain lagi.
Ujian hidup yang menimpa diri hakikatnya menimbulkan sahaja sifat mazmumah yang sedia bersarang di dalam hati. Bila diuji dengan cercaan manusia, timbullah rasa kecewa, marah atau dendam. Bila diuji dengan harta, muncullah sifat tamak, gila puji dan takbur. Justeru, miskin, cercaan manusia dan lain-lain itu bukanlah penyebab hilang bahagia tetapi rasa kecewa, marah dan tidak sabar itulah yang menyebabkannya. Pendek kata, ujian hidup hakikatnya hanya menyerlahkan sahaja realiti hati yang sudah tidak bahagia lama sebelum ia menimpa seseorang.
Sekedar catatan
Hati adalah sumber dari segala-galanya dalam hidup kita, agar kehidupan
kita baik dan benar, maka kita perlu menjaga kebersihan hati kita.
Jangan sampai hati kita kotori dengan hal-hal yang dapat merosak
kehidupan kita apalagi sampai merosak kebahagiaan hidup kita di dunia
ini dan di akhirat nanti. Untuk menjaga kebersihan hati maka kita juga
perlu untuk menjaga penglihatan, pendengaran, fikiran, ucapan kita dari
hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT. Dengan menjaga hal-hal tersebut
kita dapat menjaga kebersihan hati kita. Dengan hati yang bersih kita
gapai kebahagiaan dunia dan akhirat.
Selasa, 04 Februari 2014
That’s the Key
Berbicara tentang kehidupan, mungkin akan banyak yang berubah dari
masa ke masa. Makin banyak asam garam masuk ke tubuh kita, semakin
banyak pula seseorang banyak belajar tentang kehidupan, entah suka
maupun duka. Tapi sebenarnya ada esensi yang ga berubah dari zaman ke
zaman, yang membuat seseorang terus mampu untuk menengadah menghadapi
hidup. Tak ingin banyak berkata, mungkin saya ga sepintar anda yang
membaca tulisan ini, saya hanyalah seorang anak kecil yang berbicara
tentang kehidupan yang sederhana. Tapi harapan dan semangat berbagi akan
tetap ada dalam setiap goresan tinta yang terukir.
Kadang Allah mendatangkan Petir, Menyembunyikan Matahari Dan kita menangis dan bertanya kemana hilangnya matahari, Rupanya kita tak tau akan diberi pelangi olehNya.
Kadang Allah mendatangkan Petir, Menyembunyikan Matahari Dan kita menangis dan bertanya kemana hilangnya matahari, Rupanya kita tak tau akan diberi pelangi olehNya.
Jumat, 24 Januari 2014
inikah ikhlas itu??
Terlintas dalam pikiran ini hingga terucap oleh lisan “aku pengen
belajar ilmu IKHLAS, aku pengen bisa ikhlas menerima semua ini”. Itu
adalah pernyataan yang aku ucapkan di pagi hari. Subhanallah Allah Maha
mendengar. Pada siang hari ada kejadian yang cukup menyesakkan dada.
Hingga beban pikiran ini semakin bertambah. Tak kuasa air mata ini
menetes…
Lisan pun mengucap…
Ya Allah…berilah aku kekuatan untuk menghadapi segala ujian yang Kau beri…
Sejenak merenung…
inikah cara Allah membimbingku untuk mendapatkan ilmu IKHLAS
ikhlas menerima cobaan…
ikhlas memaafkan kesalahan orang lain….
Ikhlas menerima segala hasil yang akan ku peroleh nanti…
Astaghfirullah haladzim….. Astaghfirullah haladzim…
Laailaahaillallah…..
ya allah… betapa ku rasakan kehadiran smua selalu menyertai hidupku,,,
ya allah… aku hanya makhluk kecil di balik keagunganmu…
hanya Engkau yang pantas untuk ku jadikan sandaran….
hanya Engkau yang pantas untuk ku sembah….
Sebuah DOA yang pernah saya baca…entah siapa pengarangnya…
DOAKU
Ketika kuminta kekuatan…Allah memberiku kesulitan yang membuatku kuat..
Ketika kumohon kebijaksanaan…Allah memberiku masalah untuk ku pecahkan..
Ketika kuminta cinta…allah memberiku orang-orang bermasalah untuk ku tolong…
Aku tidak pernah menerima apa yang ku minta, tetapi aku menerima apa yang aku butuhkan…
Doaku terjawab sudah…keikhlasan mencerminkan hati yang bersih….
Lisan pun mengucap…
Ya Allah…berilah aku kekuatan untuk menghadapi segala ujian yang Kau beri…
Sejenak merenung…
inikah cara Allah membimbingku untuk mendapatkan ilmu IKHLAS
ikhlas menerima cobaan…
ikhlas memaafkan kesalahan orang lain….
Ikhlas menerima segala hasil yang akan ku peroleh nanti…
Astaghfirullah haladzim….. Astaghfirullah haladzim…
Laailaahaillallah…..
ya allah… betapa ku rasakan kehadiran smua selalu menyertai hidupku,,,
ya allah… aku hanya makhluk kecil di balik keagunganmu…
hanya Engkau yang pantas untuk ku jadikan sandaran….
hanya Engkau yang pantas untuk ku sembah….
Sebuah DOA yang pernah saya baca…entah siapa pengarangnya…
DOAKU
Ketika kuminta kekuatan…Allah memberiku kesulitan yang membuatku kuat..
Ketika kumohon kebijaksanaan…Allah memberiku masalah untuk ku pecahkan..
Ketika kuminta cinta…allah memberiku orang-orang bermasalah untuk ku tolong…
Aku tidak pernah menerima apa yang ku minta, tetapi aku menerima apa yang aku butuhkan…
Doaku terjawab sudah…keikhlasan mencerminkan hati yang bersih….
Langganan:
Postingan (Atom)
