Jumat, 02 Agustus 2013

Maaf

Semua orang tentunya pernah bersalah, pernah melakukan kecerobohan dan membuat orang lain tersakiti. Kesalahan yang telah dilakukan baik sengaja atau tidak, harus bermuara pada kata "maaf". Terkadang ketika kita menyakiti orang lain dengan perkataan kita, dengan tingkah laku kita dan dengan kebiasaan jelek kita. Hal ini terkadang kita tidak menyadarii kesalahan itu. Tiba-tiba saja seseorang itu lain sikapnya. fenomena ini banyak saya jumpai, pernah mengalaminya secara langsung.
Lalu bagaimana jika kita merupakan pihak yang membuat orang lain tidak enak hati? apa yang mesti dilakukan? Ada yang perlu dilakukan ketika kita ingin meminta maaf diantaranya adalah :
  1. Jujur saat menghadapi masalah Artinya biasakan bersikap terbuka pada orang lain. Jangan takut mengungkapkan permasalahan yang Anda hadapi. Jika ia tahu masalah yang Anda hadapi dan ternyata Anda berbuat kesalahan, mungkin orang lain akan bisa memahami dan Anda harus bisa menjelaskan perbuatan/kesalahan Anda tersebut pada orang itu.
  2. Berani mengakui kesalahan Jangan takut atau malu mengakui kesalahan yang Anda perbuat. Berani mengakui kekurangan dan kesalahan adalah ciri orang berjiwa besar.
  3. Menampakkan penyesalan Jika Anda mengalami ini katakan betapa Anda sangat menyesal telah menyakiti hatinya. Namun, penyesalan yang Anda lakukan hendaknya bukan sekedar lip service alias ucapan dibibir. Penyesalan yang mendalam dan tulus akan terbaca dari sikap yang Anda tampilkan.
  4. Mau berubah Jiwa besar untuk mengakui dan menampakkan penyesalan wajib diikuti perbaikan sikap dan perilaku. Jika setelah meminta maaf Anda tetap mengerjakan pekerjaan yang merugikan atau menyakitkan hatinya, tentu permohonan maaf Anda tak akan berarti apa-apa.
  5. Menyenangkan hatinya Usai meminta maaf, lengkapi komunikasi dengan mengerjakan hal-hal yang dapat menyenangkan hatinya. Dan kalau perlu berikan perhatian yang lebih dari biasanya.
  6. Tidak mengulangi kesalahan yang sama Berusahalah untuk konsekuen terhadap janji yang telah Anda ucapkan padanya. Kesungguhan Anda untuk tidak melakukan kesalahan serupa akan membuat Anda lebih berhati-hati dalam melangkah.
  7. Siap menerima kritik Jangan sekali-kali merasa apa yang Anda lakukan selalu benar. Berbesar hati untuk menerima pendapat atau kritik adalah salah satu cara untuk meminimalisir kesalahpahaman.
semoga bisa bermanfaat buat yg membaca, terutama buat sy sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar