Anda termasuk orang yang cerewet, hobi
ngobrol, ngomong ataupun ngomel sendiri. Jika ya, bersyukurlah,
karena tidak semua orang bisa melakukan hal seperti itu. Nah, dari
pada kelebihan tersebut Anda gunakan untuk hal-hal negatif, seperti
menggosip, lebih baik Anda memanfaatkan kelebihan ini untuk kegiatan
yang positif. Menjadi penyiar radio misalnya.
Pasalnya, dari beberapa penyiar radio
di padang ini, ternyata banyak yang mengaku mengawali karirnya
dikarenakan memiliki hobi ngomong dan ngobrol.
"Dulu nggak ada niat untuk jadi
penyiar radio. Kata kawan-kawan sekolah dulu, Saya ini orangnya
cerewet banget, padahal saat masih kecil Saya ini orangnya pendiam,"
ujar fulanah saat buka bersama dikampus.
Menjadi seorang penyiar radio juga
harus memiliki bakat untuk menghibur, tidak sekedar asal ngomong saja.
Karena, kalau hanya modal ngomong saja, komunikasi juga tidak akan
bisa berjalan lancar seperti apa yang diharapkan.
Meskipun kita sedang sedih, selama
siaran penyiar radio mesti bisa menghilangkan kesedihan menjadi
kegembiraan yang didengarkan kepada pendengar. Karena itu penyiar
radio juga harus pandai berakting. Bakat menghibur ini sangat penting,
sebagai pendukung bakat ngomong.
Munculkan Karakter Sendiri
Bagi para penyiar radio, bersiaran
dapat menjadi sebuah kenikmatan tersendiri. Bahkan, karena terlalu
menikmatinya, mereka bahkan sering lupa kalau sudah mengudara selama
berjam-jam. Namun, tidak mudah bagi seorang penyiar agar dirinya bisa
dikenali oleh para penggemarnya. Dibutuhkan sentuhan khusus dalam
menciptakan citra tersebut. Apa itu?
--> Setiap seorang penyiar radio harus
memiliki ciri khas sendiri-sendiri. Karena dari sinilah biasanya yang
bisa membedakan antara penyiar satu dengan penyiar lainnya. Kalau
penyiar radio itu, ya jelas bisa diciptakan dari karakter suara
penyiarnya. Soalnya suara kan modal utama dalam siaran radio,
-->Karakter penyiar radio sangat penting,
karena dengan karakter ini para penggemar dengan cepat mengenali siapa
sih yang lagi siaran. Bahkan dengan karakter suara penyiarnya, bisa
saja kemudian karakter sang penyiar menjadi icon radio,^_^
Selain itu penyiar yang baik juga harus bisa siaran dengan gaya siaran
yang menjadi ciri khas radio kita dan mengenal karakter target
pendengarnya, serta harus patuh dan menjalankan aturan-aturan yang sudah
ditetapkan oleh management.
Setelah penyiar paham apa yang perlu mereka lakukan untuk maju, kita
harus tetap memonitor perkembangan mereka. Jangan bosan melakukan
briefing, evaluasi, coaching dan menetapkan target untuk mendorong
penyiar berkembang menjadi lebih baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar