Alhamdulillah, ada hikmah yang bisa di ambil ketika "siputih android" sedang di servis, sy lebih bisa dekat dengan sang Rabb, lebih banyak ibadah, karena ketika "siputih android" sembuh, sebelumnya sy lebih prhatian kepadany, hanya
handphone satu-satunya teman terbaikku, saat senang, sedih, galau dan
situasi-situasi yang belum pernah aku alami hanya handphone lah
satu-satunya pelampisanku, entah itu ngetweet, smsan, dengerin musik, ataupun nelepon, boleh dikata aku tak bisa lepas dari
handphone dan cendrung lebih mengacuhkan situasi di sekitarku, hingga
suatu saat di pagi hari yang hening kuliat layer hendphone ngBLANK, wah
!!!! dari itu saya dapat menarik hipotesis yaitu :
1. dengan rusaknya
handphone tersebut, Allah telah menyadarkan bahwa aku terlalu cuek
terhadap lingkungan di sekitarku, kini saat hp itu tak bisa berfungsi
optimal, aku bisa lebih dekat dengan Rabb.
2. menyetop kebiasaan bersms ria hingga tengah malam. Yang mengurangi jam tidurku.
3. menyetop kebiasaan
telepon-teleponan > 5 menit, yang sebenarnya buruk untuk kesehatan
akibat radiasi yang terpancar dari hp tersebut.
4. menyetop kebiasaan ngebacot di twitter, yahh, gitu deh,
5. menyetop kebiasaan mendengarkan musik dan menonton video, hemat indra pendengaran dan pengeliatan, kudu nyaah ka awak sorangan
jadi kesimpulannya? Ya kesimpulannya adalah
dari semua kejadian pasti ada hikmahnya. pew ! standar banget
kata-katanya tapi itulah hidup, Allah Swt adalah dalang terbaik, dan
kita adalah wayang yang berusaha untuk menjalankan jalan cerita hidup
ini dengan sebaik-baiknya.
So, kita lihat aja apa yang akan terjadi beberapa
hari kedepan. Saat hidupku tak di temani handphone dengan "siputih Andriod" tersayang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar